NASKAH UN DI JATIM

Di Jatim, Naskah UN sudah Ada di Mapolres
Kamis, 12 April 2012 09:45 WIB     
 
Di Jatim Naskah UN sudah Ada di Mapolres

SURABAYA–MICOM: Semua naskah soal ujian nasional (UN) kini sudah berada di markas kepolisian resor (mapolres) pada 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur menjelang pelaksanaan UN untuk SMA/MA/SMK/SMA-LB mulai 16 April 2012.

“Dokumen negara itu sudah dikirim dari percetakan untuk disimpan di polres pada masing-masing kabupaten/kota di Jatim,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim Harun di Surabaya, Kamis (12/4).

Ia menjelaskan distribusi naskah soal UN di Jatim telah dilaksanakan dalam dua tahap, yakni distribusi untuk 21 kabupaten/kota di Jatim pada Rabu (11/4) siang dan 17 kabupaten/kota pada Kamis (12/4) siang, termasuk Surabaya.

“Proses pengambilan naskah soal UN dari percetakan PT Temprina di Jalan Karah Agung, Surabaya, itu melibatkan tim pengawas dari polres setempat, akademisi perguruan tinggi dan petugas Disdik Jatim,” katanya.

Menurut mantan Kadisbudpar Jatim itu, distribusi selanjutnya dari mapolres ke sub rayon atau polsek-polsek di tiap kabupaten/kota akan dilakukan pada H-1 dari jadwal pelaksanaan UN.

“Dengan model distribusi itu diharapkan soal yang diinapkan semalam di polsek bisa diambil keesokan paginya oleh sekolah penyelenggara UN dengan didampingi tim pengawas yang ditunjuk,” katanya.

Ia mengaku pihaknya tidak mau ambil risiko dengan adanya kebocoran soal. “Kami berharap, soal bocor itu tidak ada pada tahun ini. Yang paling penting adalah kejujuran, itu target yang kami tekankan,” katanya.

Target kejujuran itu, katanya, sesuai dengan MoU Pakta Integritas Kejujuran yang diteken Kepala Disdik se-Jatim, Kepala Kanwil Kemenag dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

“Ada sanksi tegas jika tidak menaati kesepakatan itu,” katanya, menanggapi kemungkinan jual beli soal UN terjadi dalam selang waktu pada Jumat (13/4) hingga Minggu (15/4).

Sebelumnya, naskah soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN) telah terdistribusi ke Kabupaten Gresik dan Sumenep pada 5-6 April lalu. Kedua kabupaten/kota tersebut mendahului karena lokasinya melewati laut.

Dari total 36.766 sekolah/madrasah penerima se Jatim, dua kabupaten tersebut mengawali pendistribusian naskah dan LJUN dengan menggunakan sarana kapal sebagai antisipasi adanya keterlambatan dalam pengiriman naskah UN.

Secara terpisah, Kadisdik Kota Surabaya, Ikhsan, menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan segala kemungkinan untuk mengantisipasi tindak kecurangan dalam pelaksanaan UN 2012.

“Segala keperluan yang berkaitan dengan UN sudah tersosialisasi mulai dari siswa sampai pada pengawas ujian. Kami melibatkan 3.967 orang yang difungsikan sebagai pengawas UN untuk 1.984 kelas,” katanya. (Ant/Ol-3)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: